oleh

Lapas Muara Teweh Jaga Komunikasi WBP dengan Keluarga Lewat Video Call

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Jarak tidak menjadi penghalang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga.

Melalui fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) yang terintegrasi dengan aplikasi komunikasi Rindu Rumah, warga binaan dapat melakukan panggilan video dengan keluarga secara aman, tertib dan berada dalam pengawasan petugas.

Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang diberikan Lapas Muara Teweh untuk membantu WBP yang terkendala jarak maupun waktu ketika ingin bertemu langsung dengan keluarga.

Pada Senin (5/10/2026), layanan video call dimanfaatkan para warga binaan secara bergantian. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk melepas kerinduan sekaligus mengetahui kondisi keluarga yang berada di luar Lapas.

Kalapas Muara Teweh Halasson Sinaga mengatakan keberadaan Wartelsuspas memberikan ruang komunikasi bagi warga binaan untuk tetap terhubung dengan orang-orang terdekat selama menjalani masa pidana.

“Fasilitas Wartelsuspas ini memungkinkan para warga binaan untuk melakukan sambungan komunikasi jarak jauh berupa panggilan video (video call) secara aman dan terkontrol dengan anggota keluarga di rumah. Di bawah pengawasan langsung oleh petugas layanan, para warga binaan tampak memanfaatkan fasilitas ini secara tertib dan bergantian guna melepas rindu serta menanyakan kabar sanak saudara yang berada di luar kota,” kata Halasson.

Menurutnya, komunikasi dengan keluarga bukan sekadar sarana untuk menyampaikan kabar. Hubungan tersebut juga memiliki peran dalam menjaga kondisi mental warga binaan selama menjalani proses pemasyarakatan.

“Penyediaan sarana komunikasi digital ini memegang peranan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan mental dan stabilitas psikologis para WBP selama menjalani masa pidana. Dukungan moral dan komunikasi yang lancar dengan keluarga terbukti efektif dalam memotivasi warga binaan agar tetap bersemangat mengikuti seluruh program pembinaan kepribadian maupun kemandirian di dalam lapas,” ujar Kalapas.

Layanan komunikasi tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam penyelenggaraan pelayanan pemasyarakatan. WBP tetap diberikan kesempatan untuk mempertahankan hubungan sosial dengan keluarga dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.

Bagi warga binaan yang keluarganya berada di luar kota, fasilitas video call menjadi alternatif penting ketika pertemuan tatap muka belum dapat dilakukan. Kehadiran teknologi membuat komunikasi dapat berlangsung lebih mudah tanpa harus menunggu kesempatan kunjungan langsung.

Di sisi lain, dukungan keluarga diharapkan dapat menjadi energi positif bagi WBP untuk mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan Lapas Muara Teweh.

Dengan komunikasi yang tetap terjaga, proses pembinaan diharapkan berjalan lebih optimal. WBP tidak hanya mendapatkan pembinaan selama berada di dalam Lapas, tetapi juga tetap memiliki ikatan dengan keluarga sebagai bagian penting dari proses kembali ke kehidupan bermasyarakat. (Rizal)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed