oleh

Tinjau Jembatan Lemo, Bupati Shalahuddin Langsung Cek Dua Titik Karhutla di Teweh Selatan

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara tidak hanya memantau pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah kecamatan mendapat penanganan langsung. Hal itu terlihat saat Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama jajaran meninjau progres pembangunan Jembatan Lemo sekaligus memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Teweh Selatan.

Kegiatan tersebut dilakukan Bupati bersama Kapolres Barito Utara, Sekretaris Daerah Muhlis dan sejumlah kepala OPD teknis lainnya, Rabu (16/9/2026) siang.

Usai melihat perkembangan pembangunan Jembatan Lemo, rombongan pemerintah daerah langsung bergerak memantau kondisi Karhutla di wilayah Teweh Selatan.

Dari hasil pemantauan, masih terdapat dua titik Karhutla yang dalam proses penanganan. Tim gabungan BPBD dan Damkar Barito Utara bersama unsur terkait terus melakukan pemadaman dan pemantauan di lokasi.

Pemantauan langsung tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar mengetahui kondisi titik api serta kebutuhan tim dalam melakukan pengendalian.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur dalam menghadapi persoalan yang membutuhkan respons cepat.

“Kerja sama yang solid di Barito Utara sangat penting. Semua unsur harus terus bergerak cepat dan berkoordinasi dalam menghadapi persoalan yang ada di lapangan,” kata H. Shalahuddin, Rabu (16/9/2026) siang.

Dua titik Karhutla yang masih dalam penanganan menjadi perhatian pemerintah daerah. Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman sekaligus memastikan api tidak berkembang dan meluas ke area lainnya.

Bupati meminta seluruh personel yang berada di lapangan tetap menjaga kesiapsiagaan selama proses penanganan berlangsung.

Menurutnya, kondisi kebakaran harus terus dipantau karena perubahan cuaca dan kondisi di sekitar lokasi dapat memengaruhi perkembangan api.

Langkah cepat diperlukan agar titik api dapat segera dikendalikan dan potensi dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat ditekan.

Kunjungan langsung ke lokasi Karhutla juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Barito Utara memastikan koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik.

BPBD, Damkar, aparat keamanan dan unsur terkait lainnya terus dilibatkan dalam penanganan. Pemerintah daerah juga akan memantau perkembangan kondisi hingga situasi di lapangan benar-benar terkendali.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama, terutama ketika titik api berada di lokasi yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi antarpetugas.

Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus mengikuti perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan langkah penanganan dilakukan secara terpadu.

Dengan masih adanya dua titik Karhutla yang ditangani, kewaspadaan tetap diperlukan. Pemkab Barito Utara juga mengingatkan pentingnya deteksi dan pelaporan cepat apabila ditemukan potensi kebakaran baru di wilayah masyarakat.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *