Muara Teweh, Baritoraya.com – Pembangunan Jembatan Lemo tidak hanya menjadi bagian dari penguatan infrastruktur Kabupaten Barito Utara, tetapi juga diproyeksikan membuka akses yang lebih luas bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Karena itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin meminta pembangunan jembatan tersebut terus dipacu agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat, dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan dan keselamatan di lapangan.
Hal itu disampaikan Bupati saat meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Lemo, Rabu (19/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, kepala perangkat daerah terkait, Kepala Desa Lemo, pelaksana proyek serta konsultan pengawas.
Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan secara langsung sekaligus mengetahui berbagai kendala teknis yang dihadapi pelaksana di lapangan.
“Pembangunan ini harus terus digenjot. Kejar target penyelesaian, tetapi jangan sampai mengabaikan mutu pekerjaan dan keselamatan kerja,” kata H. Shalahuddin.
Menurut Bupati, percepatan pembangunan harus berjalan seimbang dengan pengendalian kualitas. Infrastruktur yang dibangun pemerintah harus mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang dan memenuhi aspek keselamatan ketika nantinya digunakan masyarakat.
Pemkab Barito Utara juga memastikan pengawasan terhadap pembangunan Jembatan Lemo tetap dilakukan secara berkelanjutan. Setiap persoalan yang berpotensi menghambat pekerjaan diminta segera dikomunikasikan agar dapat ditangani tanpa menunggu masalah menjadi lebih besar.
“Kami berkomitmen penuh mengawal pembangunan ini. Kalau ada kendala segera koordinasikan, sehingga bisa cepat kita selesaikan. Harapan kita, jembatan ini segera selesai dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dari sisi konektivitas, keberadaan Jembatan Lemo diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut nantinya dapat memperlancar pergerakan orang maupun barang, sekaligus mendukung hubungan antarwilayah di Barito Utara.
Kelancaran akses transportasi juga menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi barang dan jasa diharapkan menjadi lebih efisien sehingga dapat membantu menekan beban biaya logistik.
Tidak hanya itu, akses yang semakin baik juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi, termasuk perdagangan dan usaha lainnya yang bergantung pada kelancaran transportasi.
Kemudahan konektivitas menuju sejumlah wilayah, termasuk akses menuju Kota Palangka Raya, diharapkan turut memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan memperkuat posisi Barito Utara dalam aktivitas ekonomi regional.
Bupati pun meminta seluruh unsur yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Lemo menjaga koordinasi dan menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai ketentuan.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan dapat berjalan secara konsisten dengan prinsip tepat mutu dan tepat waktu, sehingga jembatan tersebut segera berfungsi dan manfaat infrastrukturnya dapat dirasakan masyarakat Barito Utara.



















Komentar