oleh

Dugaan Arisan Bodong di Barito Utara, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Kasus dugaan penipuan berkedok arisan kembali mencuat di wilayah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. Seorang wanita berinisial KDA dilaporkan ke pihak berwajib setelah diduga menjalankan arisan bodong yang merugikan sejumlah korban hingga ratusan juta rupiah.

Mereka tergiur dengan tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat yang dijanjikan oleh terlapor. Namun, hingga jatuh tempo, dana yang dijanjikan tidak pernah cair.

Salah satu korban berinisial AP mengaku mengalami kerugian hingga Rp145 juta. Ia awalnya percaya setelah mendapat penawaran arisan dengan nilai Rp100 juta. Transaksi dilakukan secara bertahap, namun belakangan diketahui dana yang disetorkan tidak pernah diteruskan kepada pihak yang disebut dalam arisan tersebut.

“Karena percaya, saya mentransfer uang beberapa kali. Namun hingga jatuh tempo, uang tersebut tidak pernah dibayarkan hingga saat ini, kemungkinan masih banyak korban lain yang belum melaporkan kejadian ini,” ujarnya di saat Mapolres setempat, Senin (27/4/2026).

Korban lainnya, LN, juga mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp100 juta setelah meminjamkan uang kepada terlapor dengan iming-iming keuntungan dalam waktu singkat. Namun, hingga jatuh tempo, uang tersebut tidak kunjung dikembalikan dan komunikasi terputus.

“Saya meminjamkan uang sebesar Rp100 juta kepada terlapor dengan iming-iming keuntungan Rp8,5 juta dalam waktu singkat. Namun hingga jatuh tempo, uang tersebut tidak dikembalikan. Bahkan setelah sempat menerima Rp3 juta, sisa dana Rp98 juta tidak pernah dibayar, dan hingga kini total kerugian saya mencapai Rp106,5 juta,” ungkapnya.

Selain itu, korban lain seperti AF dan RF juga melaporkan kejadian serupa. Modus yang digunakan diduga beragam, mulai dari arisan, pinjaman modal usaha, hingga janji keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, seluruhnya berujung pada kerugian tanpa adanya pengembalian dana.

Para korban kini telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian di Muara Teweh untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi para korban.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi atau arisan yang menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu singkat. (Tim)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *