Muara Teweh, Baritoraya.com – Prestasi yang diraih para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara tidak berhenti pada penyerahan piala. Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan menindaklanjutinya dengan pembinaan intensif bagi para juara sebelum menghadapi kompetisi di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin saat menutup secara resmi MTQH ke-53 Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Senin (27/7/2026) malam.
Sebanyak 320 peserta dari sembilan kecamatan mengikuti berbagai cabang perlombaan dalam perhelatan tersebut. Antusiasme peserta dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Barito Utara.
“Sebanyak 320 peserta dari sembilan kecamatan telah mengikuti berbagai cabang perlombaan. Tingginya antusiasme ini menjadi bukti semangat masyarakat dalam membumikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup,” ujar Shalahuddin.
Bupati menegaskan, MTQH tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana syiar Islam sekaligus proses pembinaan agar generasi muda mampu mencintai, memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits.
Dalam hasil MTQH ke-53, Kecamatan Teweh Tengah keluar sebagai juara umum dengan raihan 173 poin. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Teweh Baru dengan 170 poin, Teweh Timur 137 poin dan Lahei 108 poin.
Teweh Tengah sekaligus mencatatkan prestasi sebagai juara umum untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut menjadi gambaran keberlanjutan pembinaan kafilah di tingkat kecamatan.
Namun, Bupati mengingatkan para peserta yang meraih prestasi agar tidak berhenti pada kemenangan di tingkat kabupaten. Para juara akan menghadapi tantangan yang lebih besar ketika membawa nama Barito Utara pada ajang tingkat provinsi.
Karena itu, Pemkab Barito Utara berkomitmen memberikan pembinaan secara berkelanjutan. Para peserta terbaik akan dipersiapkan secara lebih intensif agar mampu tampil maksimal sebagai duta daerah pada MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Di sisi lain, Bupati juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara. Kekalahan dalam perlombaan diharapkan tidak menjadi alasan untuk berhenti belajar, melainkan menjadi pengalaman untuk meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.
Momentum MTQH ke-53 juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembinaan keagamaan. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus melahirkan generasi yang memiliki kemampuan di bidang Al-Qur’an sekaligus memiliki karakter dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada akhir sambutannya, Bupati secara resmi menutup MTQH ke-53 dengan mengucapkan “Alhamdulillahirabbil ‘Alamin”, seraya berharap seluruh rangkaian kegiatan membawa keberkahan dan memperkuat nilai-nilai religius dalam pembangunan Kabupaten Barito Utara.
Penutupan MTQH tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, unsur FKPD, Sekda Muhlis, anggota DPRD, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, Ketua LPTQ Barito Utara, kafilah dari sembilan kecamatan serta undangan lainnya.














Komentar