oleh

Bupati Shalahuddin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani dari Barito Utara

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda di Kabupaten Barito Utara. Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong para santri dan santriwati tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di TKA/TP Al-Qur’an.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten III Setda Barito Utara Hj. Annisa Cahyawati saat menghadiri Wisuda XIII TKA/TP Al-Qur’an BKPRMI Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Gedung Balai Antang, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Barito Utara Hj. Maya Savitri Shalahuddin, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati, jajaran asisten Sekda, kepala perangkat daerah, para santri dan santriwati serta undangan lainnya.

Bagi Pemkab Barito Utara, momentum wisuda tidak hanya menjadi penanda berakhirnya satu tahapan pendidikan, tetapi juga awal bagi para santri untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada anak-anakku sekalian agar jangan pernah berhenti belajar Al-Qur’an. Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sepanjang hayat. Teruslah memperbaiki bacaan, memperdalam pemahaman, menghafal ayat-ayat-Nya, dan yang paling penting adalah mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Annisa membacakan sambutan Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan para santri dan santriwati menyelesaikan pendidikan Al-Qur’an tidak terlepas dari proses panjang yang melibatkan banyak pihak. Ketekunan para santri, doa orang tua, bimbingan ustaz dan ustazah serta dukungan lingkungan menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.

Peran keluarga juga mendapat perhatian. Pendidikan agama yang diberikan sejak usia dini dinilai dapat menjadi bekal bagi anak dalam membangun sikap, perilaku dan kepedulian sosial ketika mereka tumbuh di tengah masyarakat.

Pemkab Barito Utara turut memberikan apresiasi kepada para ustaz dan ustazah TKA/TP Al-Qur’an BKPRMI yang selama ini berperan dalam mendampingi dan mendidik anak-anak untuk mengenal serta memahami Al-Qur’an.

Melalui pendidikan tersebut, pemerintah daerah berharap nilai-nilai keagamaan tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca atau menghafal, tetapi dapat tercermin dalam perilaku dan kehidupan sosial para generasi muda.

Bupati juga berharap pendidikan Al-Qur’an dapat menjadi bagian dari proses menyiapkan sumber daya manusia Barito Utara pada masa mendatang. Dari pendidikan tersebut diharapkan lahir generasi yang mampu berkiprah di berbagai bidang dengan tetap membawa nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman.

Harapan itu mencakup lahirnya hafiz dan hafizah, ulama, pemimpin, akademisi hingga tenaga profesional yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

Dengan demikian, Wisuda XIII TKA/TP Al-Qur’an BKPRMI tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk melanjutkan pembinaan generasi muda yang berkarakter, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed