oleh

Tekan Angka Stunting, Pemkab Barito Utara Maksimalkan Peran Posyandu dan Edukasi Gizi

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mengintensifkan langkah penanganan stunting dengan mengoptimalkan peran Posyandu serta edukasi gizi kepada masyarakat.

Upaya ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dihadiri Wakil Bupati, Felix Sonadie Y Tingan, bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menekankan bahwa penurunan stunting harus dilakukan secara terintegrasi melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif.

“Percepatan penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan hingga masyarakat,” ujarnya di Muara Teweh, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi ibu dan anak menjadi faktor utama dalam mencegah stunting, selain peningkatan sanitasi dan pola hidup bersih.

Sementara itu, Ketua TP PKK Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, menegaskan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam pencegahan stunting sejak dini.

“Edukasi gizi seimbang harus dimulai dari rumah. Posyandu menjadi ujung tombak dalam pemantauan tumbuh kembang anak,” ungkapnya.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Barito Utara masih berada di kisaran 20,4 persen, sehingga diperlukan langkah strategis untuk menurunkannya sesuai target nasional.

Melalui penguatan layanan kesehatan dasar dan keterlibatan aktif masyarakat, Pemkab Barito Utara optimistis mampu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang. (Isk/tim)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *