Muara Teweh, Baritoraya.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, mendorong kepengurusan baru Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya setelah pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Barito Utara dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI se-Kabupaten Barito Utara periode 2026–2031 yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin (13/7/2026).
Menurut Naruk, keberadaan organisasi profesi seperti PPNI tidak hanya penting dalam menjaga solidaritas dan profesionalisme perawat, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD dan DPK PPNI yang telah dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi semangat baru dalam meningkatkan profesionalisme perawat di Kabupaten Barito Utara,” ujar Naruk Saritani.
Ia menilai perawat menjadi salah satu unsur penting dalam sistem pelayanan kesehatan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai kondisi. Karena itu, penguatan kompetensi, etika profesi, serta kemampuan memberikan pelayanan yang berkualitas dinilai perlu terus dilakukan.
Naruk juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih kuat antara PPNI dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, rumah sakit, puskesmas hingga fasilitas kesehatan lainnya.
Menurutnya, koordinasi yang baik akan membantu memastikan berbagai program kesehatan dapat diterapkan secara lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas, termasuk di wilayah yang membutuhkan penguatan akses pelayanan.
DPRD Kabupaten Barito Utara, lanjut Naruk, akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi profesi, dan seluruh tenaga kesehatan menjadi modal penting untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi masyarakat Barito Utara,” katanya.
Ia berharap kepengurusan PPNI periode 2026–2031 dapat menjadi penggerak bagi peningkatan kapasitas para perawat sekaligus melahirkan berbagai inovasi pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain memperkuat internal organisasi, PPNI juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara tenaga keperawatan dengan pemangku kebijakan, sehingga berbagai tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan dapat disampaikan dan dicarikan solusi secara bersama.
Dengan sinergi yang semakin kuat, Naruk berharap keberadaan PPNI tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.














Komentar