oleh

MPLS Ramah SMAN 1 Muara Teweh Dimulai, Ratusan Siswa Baru Diajak Bangun Karakter dan Raih Prestasi

banner 468x60

Muara teweh, Baritoraya.com
Suasana semangat menyambut tahun ajaran baru mewarnai halaman SMA Negeri 1 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, saat Kepala Sekolah Mawardi secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).

Ratusan peserta didik baru mengikuti kegiatan pembuka tersebut sebagai awal perjalanan mereka mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, hingga berbagai program pendidikan yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Muara Teweh.

Dalam sambutannya, Mawardi menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil lolos seleksi dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Muara Teweh.

“Atas nama keluarga besar SMA Negeri 1 Muara Teweh, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh murid baru. Kalian adalah anak-anak terpilih yang telah berhasil melewati proses seleksi dari sekian banyak calon peserta didik di Kabupaten Barito Utara. Mulai hari ini kalian resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Muara Teweh,” katanya.

Mawardi menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung tema nasional “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah” sesuai arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Berpedoman pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, sekolah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara ramah, edukatif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun perpeloncoan.

Ia menegaskan, peserta didik harus merasa aman dan nyaman sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, serta membangun karakter.

“SMA Negeri 1 Muara Teweh adalah rumah kedua bagi kalian. Sekolah ini harus menjadi tempat yang inklusif, edukatif, aman, dan menyenangkan untuk bertumbuh serta mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki,” tegasnya.

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, siswa akan dikenalkan dengan budaya sekolah, tata tertib, kurikulum, sistem pembelajaran, sarana dan prasarana, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan minat.

Tidak hanya itu, peserta juga akan menerima materi penguatan karakter, pembiasaan Anak Indonesia Hebat, sosialisasi bahaya NAPZA, serta edukasi mengenai etika dan kesantunan dalam bermedia sosial sebagai bekal menghadapi tantangan di era digital.

Mawardi juga mengajak seluruh peserta didik membiasakan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun sebagai cerminan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Menutup sambutannya, ia berharap seluruh siswa menjadikan MPLS sebagai titik awal untuk meraih prestasi, membangun karakter yang tangguh, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Jadikan MPLS ini sebagai batu loncatan untuk mengukir prestasi, membangun karakter yang kuat, serta mengejar cita-cita setinggi mungkin demi masa depan yang gemilang dan mengharumkan nama sekolah maupun Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya. (Rizal)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *