Muara Teweh, Baritoraya.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menerima kunjungan kerja sekaligus koordinasi dari sejumlah jurnalis dan wartawan media massa di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kemitraan antara Lapas Muara Teweh dengan insan pers di Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga bertujuan memperkuat sinergitas dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta penyebarluasan informasi yang edukatif kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kalapas Muara Teweh Halasson Sinaga menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang objektif, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.
Menurutnya, melalui pemberitaan yang profesional, masyarakat dapat mengetahui berbagai program pembinaan, pelayanan, serta inovasi yang terus dikembangkan oleh Lapas Muara Teweh dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara institusi dan masyarakat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin baik ini dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembinaan dan pelayanan di Lapas Muara Teweh dapat diketahui publik secara luas,” ujar Halasson Sinaga.
Selain membahas strategi publikasi program-program pembinaan warga binaan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi untuk menyamakan persepsi terhadap berbagai isu sosial kemasyarakatan yang berkembang.
Pihak Lapas Muara Teweh menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada awak media dalam melakukan konfirmasi maupun klarifikasi terhadap informasi yang berkembang. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar serta menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Melalui koordinasi ini, Lapas Muara Teweh berharap hubungan harmonis dengan insan pers dapat terus terjalin sehingga mampu mendukung terciptanya pemberitaan yang konstruktif, transparan, dan memberikan edukasi positif kepada masyarakat.
Sinergi antara Lapas dan media juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan sekaligus mendukung program reformasi birokrasi yang sedang dijalankan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kontributor: Humas Lapas Muara Teweh



















Komentar