oleh

Ekonomi Barito Utara Melambat, Rendahnya Serapan Anggaran Jadi Sorotan Utama

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Perlambatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Barito Utara sepanjang tahun 2025 menjadi perhatian berbagai pihak. Salah satu faktor yang dinilai berkontribusi besar adalah belum optimalnya serapan anggaran pemerintah daerah.

Dalam laporan resmi yang disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, realisasi belanja daerah baru mencapai 70,84 persen dari total anggaran yang ditetapkan. Dari target Rp435,95 miliar, hanya sekitar Rp308,85 miliar yang berhasil direalisasikan.

Kondisi ini berdampak pada menurunnya laju pertumbuhan ekonomi daerah yang tercatat sebesar 3,12 persen pada tahun 2025, lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 5,03 persen.

“Belanja pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi. Jika serapan rendah, maka dampaknya juga akan terasa pada pergerakan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Dari rincian anggaran, belanja operasional menjadi sektor dengan serapan terendah, sementara belanja modal menunjukkan capaian yang cukup tinggi. Hal ini menandakan bahwa pembangunan fisik berjalan lebih cepat dibandingkan belanja yang bersifat rutin dan sosial.

Sejumlah pihak menilai bahwa kondisi ini harus segera diatasi melalui percepatan realisasi anggaran, peningkatan efektivitas program, serta penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan DPRD.

Selain itu, dorongan terhadap investasi dan sektor produktif dinilai menjadi langkah penting untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi daerah agar lebih stabil ke depan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun berkomitmen untuk melakukan perbaikan tata kelola anggaran agar ke depan penyerapan dapat lebih maksimal dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *