Muara Teweh, Baritoraya.com – Pelanggan PDAM di Kota Muara Teweh diminta bersiap menampung air lebih awal menyusul adanya penghentian sementara distribusi air bersih yang dilakukan PDAM Kabupaten Barito Utara pada Senin (1/6/2026).
Penghentian layanan dilakukan karena PDAM Barito Utara melaksanakan kegiatan pengurasan dan pembersihan bak reservoir air baku serta reservoir air bersih di Instalasi Air Baku Karang Jawa dan Unit Pengolahan Air Bersih Muara Teweh.
Direktur PDAM Barito Utara, Roosmanjaya Anor, ST menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat.
“Pengurasan ini penting dilakukan agar kualitas air tetap terjaga dan distribusi ke pelanggan bisa lebih maksimal,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya pada Jum’at (29/5/2026).
Ia mengatakan, penghentian distribusi air dimulai pukul 07.00 WIB hingga proses pekerjaan selesai. Namun produksi air diperkirakan kembali berjalan pada siang hari.
Menurut Roosmanjaya, kegiatan tersebut sengaja diselaraskan dengan proyek pekerjaan jaringan perpipaan dari program APBN sehingga tidak perlu dilakukan penghentian distribusi secara berulang.
“Kita manfaatkan momentum pekerjaan proyek perpipaan agar masyarakat tidak terlalu sering terdampak penghentian layanan,” jelasnya.
Selain pembersihan reservoir, PDAM juga tengah melakukan pengembangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk menambah kapasitas produksi air bersih sekitar 50 liter per detik.
Pengembangan tersebut diharapkan mampu memperkuat suplai air bersih bagi wilayah Muara Teweh dan sekitarnya, termasuk kawasan yang selama ini mengalami tekanan air rendah.
PDAM Barito Utara pun mengimbau masyarakat agar dapat memahami kondisi tersebut dan menyiapkan persediaan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. (Iskandar)













Komentar