Muara Teweh, Baritoraya.com – Krisis air bersih akibat musim kemarau mendapat perhatian dari Bhayangkari Ranting Teweh Tengah Cabang Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Melalui kegiatan sosial bertajuk Bhayangkari Peduli, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Pangku Raya RT 32, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kamis (27/8/2026) sore.


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026. Bantuan diberikan menyusul kesulitan warga mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
Air bersih didistribusikan langsung kepada masyarakat di kawasan Pangku Raya RT 32 yang terdampak kondisi kekeringan.
Kapolsek Teweh Tengah AKP Arie Indra Susilo, S.H., M.M., mewakili Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Arie.
Ia berharap distribusi air bersih tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat selama musim kemarau.
“Kami berharap bantuan air bersih yang kami salurkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, kegiatan Bhayangkari Peduli juga menjadi bagian dari upaya Polri dan Bhayangkari untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, khususnya ketika kondisi kekeringan menyebabkan sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih.
Salah satu warga Pangku Raya, Meli, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Barito Utara atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari Polres Barito Utara. Air bersih kini menjadi salah satu kebutuhan yang tidak perlu kami khawatirkan lagi. Ini benar-benar perubahan besar bagi kami,” kata Meli.
Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari di tengah musim kemarau.
Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, ketersediaan air bersih menurutnya juga berkaitan erat dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian Bhayangkari dan Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau, sekaligus memperkuat kehadiran kepolisian di tengah masyarakat.













Komentar