Muara Teweh, Baritoraya.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan tren positif dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor kesejahteraan masyarakat. Shalahuddin mengungkapkan bahwa sebagian besar indikator makro daerah berhasil mengalami peningkatan signifikan.
Dari enam indikator utama pembangunan, empat di antaranya telah tercapai dengan hasil menggembirakan. Indikator tersebut meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran, serta kenaikan pendapatan per kapita.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, terutama pada indikator yang masih perlu perhatian,” ujar Shalahuddin, Rabu (1/4/2026).
Ia menyebutkan, angka pengangguran terbuka di Barito Utara berhasil ditekan menjadi 4,54 persen. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam sektor ketenagakerjaan, meskipun masih terdapat tantangan pada kelompok usia muda dan lulusan pendidikan menengah.
Selain itu, angka kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 5,52 persen. Hal ini mencerminkan meningkatnya daya beli dan kesejahteraan masyarakat secara umum.
Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi pekerjaan rumah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mengurangi ketimpangan pendapatan (gini ratio). Kedua indikator tersebut menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Untuk itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak cepat melakukan pembenahan program serta meningkatkan sinergi lintas sektor agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki, Barito Utara diyakini mampu terus tumbuh dan berkembang, sekaligus menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.














Komentar