Palangka Raya, Baritoraya.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendukung penguatan sumber daya manusia berbasis spiritual dan budaya melalui kegiatan keagamaan. Hal itu terlihat saat Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri Konser Akbar Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Kalimantan Tengah di Gedung Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Sakatik Palangka Raya, Senin (11/05/2026).
Konser akbar tersebut menjadi bagian dari persiapan Kontingen Pesparawi Kalimantan Tengah menuju ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang akan digelar di Manokwari, Papua Barat, pada Juni mendatang.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), pelatih, pembina, musisi, dan peserta yang telah mempersiapkan kontingen secara maksimal.
Menurutnya, kegiatan Pesparawi bukan hanya sekadar perlombaan seni suara gerejawi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang harmonis, religius, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan kualitas spiritual dan sosial masyarakat sebagai pondasi menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera.
Konser tersebut menampilkan berbagai kategori lomba yang akan diikuti kontingen Kalteng pada Pesparawi Nasional, di antaranya paduan suara dewasa, paduan suara remaja pemuda, vokal grup, musik pop gerejawi, musik gerejawi nusantara, hingga kategori solo anak dan remaja.
Suasana konser berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta tampil dengan penuh penghayatan membawakan lagu-lagu pujian yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Gubernur juga mengajak seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan agar mampu memberikan penampilan terbaik pada ajang nasional nanti.
“Semangat Huma Betang dan Belom Bahadat harus terus kita jaga sebagai kekuatan persatuan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.














Komentar