Muara Teweh, Baritoraya.com – Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Muara Teweh, Syahrul, S.Pd, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang beredar di salah satu media online.
Didampingi Pengawas SMA Provinsi Kalimantan Tengah, Cahyo Susanto, S.P., M.M., Syahrul menegaskan bahwa tudingan mengenai ketidaktransparanan dalam penyusunan ARKAS maupun penggunaan anggaran sekolah tidak benar.
“Kami bersama pengawas SMA dari Provinsi Kalimantan Tengah telah mengadakan rapat untuk membahas persoalan tersebut. Kami juga memanggil salah satu narasumber yang diduga memberikan informasi kepada media online, namun yang bersangkutan tidak mengakuinya,” ujar Syahrul, Senin (11/5/2026) saat ditemui diruang kerjanya.
Menurut Syahrul, seluruh penggunaan Dana BOS di SMA Negeri 3 Muara Teweh telah dilakukan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Seluruh proses penggunaan anggaran disebut terdokumentasi dengan baik serta dilaporkan secara rutin, transparan, dan akuntabel kepada pihak terkait.
“Tidak ada satu pun komponen anggaran yang digunakan di luar peruntukannya,” tegasnya.
Pihak sekolah juga menyayangkan adanya penyebaran informasi yang dinilai tidak benar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Karena itu, masyarakat diminta agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya sebelum ada penjelasan resmi dari pihak terkait.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap polemik yang berkembang dapat segera mereda sehingga kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 3 Muara Teweh tetap berjalan kondusif tanpa terganggu isu yang tidak berdasar. (Tim)













Komentar