Muara Teweh, Baritoraya.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, memberikan pengarahan tegas kepada seluruh warga binaan usai pelaksanaan senam pagi bersama di lapangan Lapas, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas serta meminta seluruh warga binaan mematuhi aturan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.
Halasson Sinaga secara khusus mengingatkan warga binaan agar tidak mencoba menyelundupkan maupun menggunakan telepon genggam (HP) ilegal dan narkoba di dalam Lapas. Menurutnya, pihak Lapas tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran berat yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Aturan di sini dibuat demi kebaikan bersama agar seluruh warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan baik dan kembali ke keluarga dalam keadaan lebih baik. Jangan pernah mencoba bermain HP ilegal atau menyentuh narkoba karena konsekuensinya sangat berat,” tegas Halasson di hadapan ratusan warga binaan.
Ia menambahkan, jajaran petugas akan terus mengintensifkan pengawasan dan razia rutin sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan Lapas yang bersih dari peredaran barang terlarang.
Menurut Halasson, kepatuhan terhadap tata tertib menjadi salah satu kunci keberhasilan program pembinaan yang dijalankan di Lapas Kelas IIB Muara Teweh.
Selain itu, Kalapas juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran berat akan berdampak pada pencabutan hak-hak warga binaan, termasuk pembatalan usulan remisi maupun program integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB).
“Sayangi diri sendiri dan ingat keluarga yang menunggu di rumah. Gunakan masa pembinaan ini untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Pengarahan tersebut disambut serius oleh warga binaan yang mengikuti kegiatan sejak pagi hari. Kegiatan senam bersama dan pengarahan rutin ini menjadi salah satu upaya Lapas Muara Teweh dalam membangun kedisiplinan, memperkuat pembinaan karakter, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba), Lapas Kelas IIB Muara Teweh terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis sekaligus memperkuat pengawasan demi terciptanya keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Kontributor: Humas Lapas Muara Teweh



















Komentar