Muara Teweh, Baritoraya.com – Insiden diduga tenggelamnya sebuah rakit drum terjadi di perairan Sungai Barito Utara, tepatnya di Jetty PT Multi Persada Gatramegah (MPG), Sabtu malam (4/4/2026). Dalam kejadian tersebut, dua orang dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan, pada Senin (6/4/2026).
Peristiwa bermula saat empat orang hendak menyeberangi sungai menggunakan rakit drum sekitar pukul 21.14 WIB. Namun nahas, rakit yang digunakan tiba-tiba oleng dan terbalik di tengah aliran sungai yang cukup deras.
Dari kejadian itu, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang hanyut terbawa arus. Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh seorang Anak Buah Kapal (ABK) dengan menggunakan tali, namun upaya tersebut gagal setelah tali terlepas, menyebabkan satu orang lainnya ikut hanyut.
Dari data yang dihimpun, dua korban yang dilaporkan diduga tenggelam yakni Bripda Vikma Setiawan anggota Dir Samapta Polda Kalteng yang sedang bertugas di Barito Utara dan Aleksandro Brianonggasa asal Desa Rokirole, Kabupaten Sikka, NTT.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim gabungan langsung melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.
“Tim gabungan dari BPBD, Disdamkarmat, Polres Barito Utara serta masyarakat telah melakukan penyisiran menggunakan empat unit speedboat dan perahu milik warga,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Penyisiran dilakukan dengan radius hingga 2,6 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Kondisi arus sungai yang cukup kuat menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam proses pencarian.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, memastikan bahwa personel Basarnas telah diberangkatkan untuk membantu operasi pencarian di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya pencarian masih terus dilakukan dan pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di perairan sungai, khususnya pada malam hari.


















Komentar