Puruk Cahu, Baritoraya.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana strategis dalam membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas, profesional, dan berakhlakul karimah.
Hal tersebut disampaikan Edy Pratowo saat melantik 27 Dewan Hakim dan 12 Panitera MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Rabu (24/6/2026).
Dalam sambutannya, Wagub menekankan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian ASN kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“MTQ KORPRI bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga wahana untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, integritas, dan karakter ASN yang berlandaskan ajaran Al-Qur’an,” kata Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah.
Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh kualitas peserta, tetapi juga oleh profesionalisme Dewan Hakim dan Panitera yang bertugas menjaga objektivitas dan kredibilitas seluruh rangkaian perlombaan.
Karena itu, ia meminta seluruh Dewan Hakim dan Panitera yang telah dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, independensi, serta menjunjung tinggi kejujuran dalam proses penilaian.
“Saya yakin seluruh Dewan Hakim dan Panitera yang dilantik merupakan insan terbaik yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan integritas. Laksanakan tugas secara objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Wagub juga mengingatkan pentingnya menjaga sumpah dan janji jabatan demi mempertahankan marwah MTQ KORPRI sebagai ajang pembinaan mental spiritual ASN di Kalimantan Tengah.
Ia berharap pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Kalteng dapat berjalan lancar dan sukses, sekaligus melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Yusi Abdhian, kepala perangkat daerah, serta jajaran pengurus KORPRI se-Kalimantan Tengah.














Komentar