Tamiang Layang, Baritoraya.com — Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyambut positif langkah pengelolaan ulang eks lahan perkebunan kelapa sawit yang sebelumnya bermasalah di wilayah setempat. Program ini dinilai sebagai momentum penting bagi percepatan pemulihan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat di sektor perkebunan.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pemkab Barito Timur dan PT Agrinas Palma Nusantara di ruang transit Kantor Bupati Barito Timur, Senin (3/11/2025).
Pertemuan dipimpin oleh Brigjen TNI (Purn) Suharto, selaku perwakilan dari PT Agrinas Palma Nusantara, bersama unsur Pabung Kodim 1012 Buntok dan PT Barito Palm Oil sebagai vendor pengelola.
Pemerintah Daerah Siap Berkolaborasi
Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P. Lelo, menegaskan bahwa pemerintah daerah sepenuhnya mendukung pengelolaan lahan sawit yang dilakukan secara legal, produktif, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Kami mendukung penuh langkah ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan kembali lahan tidak produktif. Terlebih jika hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Ari Panan.
Ia menambahkan, inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang tengah menata ulang tata kelola lahan perkebunan yang selama ini menghadapi persoalan perizinan dan pemanfaatan kawasan hutan.
Aktivasi Lahan dan Pemberdayaan Masyarakat
Sementara itu, Brigjen (Purn) Suharto menjelaskan bahwa pengelolaan ulang ini merupakan tindak lanjut hasil Satgas Garuda yang menertibkan perusahaan-perusahaan sawit bermasalah di Kalimantan Tengah. Dari total 410.000 hektare lahan yang ditertibkan, sekitar 7.500 hektare berada di Kabupaten Barito Timur.
“Sebagian lahan, seluas 5.052 hektare, akan dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara bekerja sama dengan PT Barito Palm Oil. Tujuannya bukan hanya mengaktifkan kembali lahan yang sempat tidur, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Suharto menegaskan, kegiatan pengelolaan ini akan melibatkan masyarakat secara luas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung. “Kami ingin membuka ruang bagi warga sekitar untuk ikut berperan dalam kegiatan produktif ini, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tambahnya.
Sosialisasi di Kecamatan Pematang Karau
Sebagai tindak lanjut, PT Agrinas Palma Nusantara akan menggelar sosialisasi pengelolaan lahan di Kecamatan Pematang Karau pada Selasa (4/11/2025).
Kegiatan tersebut akan menjadi forum terbuka bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai arah program, mekanisme kerja sama, serta manfaat yang diharapkan.
“Kegiatan ini bukan hanya menyelesaikan persoalan administratif, tetapi juga menjadi instrumen pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Barito Timur,” kata Suharto menutup pertemuan.


















Komentar