Palangka Raya, Baritoraya.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pemeliharaan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Program CSR yang berlangsung di Aula Manggatang Tarung, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (16/4/2026). Staf Ahli Gubernur, Yuas Elko, menekankan bahwa keterlibatan perusahaan sangat penting untuk menjaga kondisi jalan tetap layak, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Menurutnya, keberadaan jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan adanya dukungan CSR, kita berharap penanganan jalan dapat dilakukan lebih cepat dan merata, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Program CSR ini mengacu pada ketentuan yang mewajibkan perusahaan menyisihkan sebagian keuntungan untuk kegiatan sosial, termasuk pembangunan daerah. Pemprov Kalteng pun telah membagi penanganan sejumlah ruas jalan kepada perusahaan sesuai wilayah operasional masing-masing.
Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, menyampaikan bahwa rapat kali ini menjadi tahap lanjutan setelah sebelumnya dilakukan pembahasan di wilayah barat dan tengah. Fokus saat ini diarahkan pada wilayah timur dengan penanganan 10 ruas jalan.
Ia menambahkan, pola pelaksanaan dapat dilakukan secara swakelola dengan semangat gotong royong. Perusahaan dapat berkontribusi melalui penyediaan material, alat berat, maupun tenaga teknis.
Pemprov Kalteng juga memastikan bahwa seluruh kegiatan akan berada dalam pengawasan pemerintah daerah guna menjamin kualitas pekerjaan serta transparansi pelaksanaan.
Melalui program ini, diharapkan kondisi jalan di Kalimantan Tengah semakin baik, sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.












Komentar