Muara Teweh, Baritoraya.com – Puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, secara resmi membentuk organisasi Perkumpulan Wartawan Barito Utara (Pewarta) sebagai wadah kebersamaan dan penguatan profesionalisme pers daerah.
Pembentukan organisasi ini berlangsung dalam pertemuan yang digelar pada Kamis (15/1/2026) di Muara Teweh, dan diikuti oleh wartawan lintas media, baik cetak, online, maupun elektronik yang aktif menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Barito Utara.
Organisasi Pewarta Barut dibentuk sebagai respons atas kebutuhan akan wadah resmi yang mampu menyatukan insan pers, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan, serta menjaga marwah profesi jurnalistik sesuai dengan amanat Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Salah satu perwakilan wartawan, Ramli, menyampaikan bahwa kehadiran Pewarta Barut diharapkan dapat menjadi ruang diskusi, advokasi, serta perlindungan bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan independen.
“Organisasi ini bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sarana meningkatkan kompetensi wartawan serta menjaga kode etik jurnalistik di Barito Utara,” ujar Ramli.
Selain itu, Pewarta Barut juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara wartawan dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.
Dalam pertemuan perdana tersebut, para wartawan juga membahas rencana penyusunan struktur kepengurusan, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), serta program kerja jangka pendek dan jangka panjang organisasi.
Dengan terbentuknya Pewarta Barut, insan pers di Kabupaten Barito Utara optimistis peran pers daerah akan semakin solid, profesional, dan dipercaya publik sebagai pilar demokrasi. (Tim)












Komentar