Muara Teweh, Baritoraya.com – Kegiatan reses DPRD Barito Utara di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (26/3/2026), menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi sekaligus meninjau langsung kondisi jalan longsor yang mengancam keselamatan warga.
Empat anggota DPRD yang hadir yakni Rosi Wahyuni, Patih Herman, Nurul Anwar, serta Parmana Setiawan.
Dalam pertemuan bersama warga dan pemerintah desa, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, terutama terkait pengaspalan jalan penghubung Pendreh–Muara Teweh dan penanganan longsor yang terjadi di badan jalan.
Patih Herman menyampaikan bahwa usulan perkuatan tebing di wilayah RT 2 Desa Pendreh telah masuk dalam program pembangunan tahun ini dan tinggal menunggu proses lelang.
“Penanganan ini menjadi prioritas karena lokasinya sangat dekat dengan permukiman warga. Kami akan terus mendorong agar prosesnya bisa segera direalisasikan,” tegasnya.
Sementara itu, Parmana Setiawan menekankan pentingnya pengawalan aspirasi masyarakat agar tidak hanya berhenti di tingkat usulan.
“Kami di DPRD akan memastikan aspirasi masyarakat ini dibahas dan diperjuangkan dalam penganggaran. Infrastruktur dasar seperti jalan dan mitigasi bencana harus menjadi perhatian utama,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Reses ini juga menjadi sarana bagi DPRD untuk melihat langsung kondisi lapangan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan penanganan longsor dan pembangunan infrastruktur di Desa Pendreh dapat segera direalisasikan demi meningkatkan keselamatan dan konektivitas wilayah di Kabupaten Barito Utara.

















Komentar