oleh

Pemerintah Barito Utara Genjot Pembangunan Infrastruktur Desa

banner 468x60

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus mempercepat pembangunan infrastruktur desa sebagai salah satu program prioritas. Pembangunan ini mencakup peningkatan jalan penghubung antardesa, pembangunan jembatan, hingga penyediaan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

Bupati Barito Utara menegaskan bahwa pembangunan desa menjadi perhatian utama karena mayoritas masyarakat tinggal di wilayah pedesaan. Infrastruktur yang baik akan mendukung mobilitas, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.

“Kami berkomitmen menata pembangunan dari desa. Jalan desa yang layak, jembatan yang kuat, serta fasilitas umum yang memadai akan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Program pembangunan ini sebagian besar dibiayai dari dana APBD, ditambah dukungan dana transfer pusat melalui Dana Desa (DD). Pemkab juga mendorong agar penggunaan DD lebih diarahkan pada pembangunan fisik yang bermanfaat luas, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Sejumlah desa di Kecamatan Lahei, Gunung Purei, dan Teweh Tengah telah merasakan dampak pembangunan ini. Jalan penghubung yang dulunya rusak kini diperbaiki sehingga mempermudah akses hasil pertanian ke pasar. Warga pun mengaku terbantu, karena biaya transportasi berkurang dan waktu tempuh menjadi lebih singkat.

Selain infrastruktur dasar, Pemkab juga menaruh perhatian pada pembangunan sarana air bersih dan jaringan listrik pedesaan. Meski di beberapa desa masih terkendala geografis, upaya kolaborasi dengan pihak PLN dan program penyediaan air bersih terus dijalankan.

Tokoh masyarakat Barito Utara menilai langkah pemerintah ini tepat. Menurut mereka, pembangunan infrastruktur desa akan menciptakan efek domino, terutama dalam mendukung peningkatan ekonomi lokal.

Ke depan, Pemkab Barito Utara juga berencana memperluas pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Artinya, warga dilibatkan sejak tahap perencanaan agar proyek benar-benar sesuai kebutuhan.

Dengan komitmen kuat ini, Pemkab optimistis target pembangunan infrastruktur desa pada 2026 dapat tercapai. Bupati menekankan bahwa pembangunan bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *