Baritoraya.com – Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak bangsa. Namun kenyataannya, kesenjangan akses pendidikan masih terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Tengah. Sekolah di perkotaan cenderung memiliki fasilitas lebih lengkap dibanding sekolah di pedalaman.
Kondisi ini memunculkan keprihatinan. Di era digital, anak-anak di daerah perkotaan sudah terbiasa menggunakan teknologi untuk belajar, sementara siswa di pedalaman masih kesulitan mendapatkan jaringan internet. Hal ini tentu menciptakan ketimpangan dalam kualitas sumber daya manusia.
“Pemerataan pendidikan bukan hanya membangun sekolah, tetapi juga menyediakan guru yang kompeten, fasilitas memadai, dan akses teknologi yang setara,” ungkap seorang pengamat pendidikan lokal, Christopel.
Pemerintah daerah diharapkan bisa lebih agresif menghadirkan program-program pendidikan berbasis digital, memberikan pelatihan bagi guru, serta memperluas jangkauan internet ke pelosok. Hanya dengan cara itu, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa bisa diwujudkan tanpa meninggalkan generasi muda di pedesaan.












Komentar