oleh

DPRD Soroti Pentingnya Pemberdayaan Perempuan Dayak Lewat ASBADATA di Barito Utara

banner 468x60

Muara Teweh, Baritoraya.com – Dukungan terhadap penguatan peran perempuan Dayak dalam pembangunan daerah terus mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara. Pembentukan Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Wisata (ASBADATA) dinilai sebagai momentum penting untuk mendorong pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi pariwisata daerah.

Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, menyampaikan bahwa organisasi tersebut dapat menjadi wadah strategis bagi perempuan Dayak untuk berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, perempuan Dayak memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Selain sebagai penjaga tradisi, mereka juga berperan dalam membangun karakter generasi muda serta menjaga kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.

“Perempuan Dayak memiliki kontribusi besar dalam melestarikan adat dan budaya. Dengan adanya ASBADATA, potensi tersebut bisa dikelola secara lebih terarah untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Naruk Saritani menambahkan bahwa keberadaan organisasi budaya seperti ASBADATA juga dapat membuka peluang baru dalam sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Beragam potensi seperti kerajinan tradisional, seni budaya, bahasa daerah, hingga kuliner khas Dayak dinilai dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

Ia berharap organisasi tersebut dapat bersinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk mempromosikan kekayaan budaya Barito Utara ke tingkat yang lebih luas.

Selain itu, DPRD Barito Utara juga menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan, termasuk melalui kebijakan maupun dukungan program pembangunan daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat sangat penting agar pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan terbentuknya ASBADATA, diharapkan perempuan Dayak di Barito Utara dapat semakin berperan aktif dalam menjaga warisan budaya sekaligus menjadi penggerak kemajuan daerah di masa depan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *