Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur memastikan alokasi anggaran tahun 2026 lebih banyak diarahkan untuk program-program pro rakyat. Fokus utama mencakup peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
Bupati Barito Timur menegaskan bahwa penyusunan APBD tahun 2026 berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menyusun program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, bukan kegiatan yang bersifat seremonial.
“Kami ingin anggaran benar-benar dirasakan masyarakat. Kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat kecil harus menjadi prioritas utama,” tegas Bupati.
DPRD Barito Timur juga menyatakan dukungan penuh atas kebijakan tersebut. Menurut pimpinan dewan, orientasi APBD harus jelas, yakni menurunkan angka kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup warga. DPRD akan mengawal agar anggaran terserap sesuai target dan tidak banyak tersisa seperti tahun sebelumnya.
Beberapa program prioritas yang akan dijalankan antara lain: pembangunan sekolah baru di wilayah terpencil, peningkatan fasilitas puskesmas, bantuan modal usaha bagi UMKM, serta pembangunan pasar rakyat. Pemkab juga menyiapkan program pelatihan keterampilan untuk pemuda dan perempuan agar lebih produktif.
Pengamat ekonomi lokal menilai langkah Pemkab Barito Timur ini tepat. Dengan mengarahkan anggaran pada sektor pro rakyat, diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dampaknya, kesenjangan antara wilayah kota dan desa dapat diperkecil.
Masyarakat memberikan respons positif. Sejumlah warga desa menyatakan harapan besar agar program ini benar-benar terealisasi, terutama terkait perbaikan layanan kesehatan dan bantuan bagi usaha kecil.
Pemkab Barito Timur optimistis bahwa kebijakan anggaran pro rakyat ini akan menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan. Bupati menegaskan, pembangunan bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.












Komentar