Tamiang Layang, Baritoraya.com – Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis tahun 2024, tercatat 22,13 persen penduduk Kabupaten Barito Timur (Bartim) masih berusia anak-anak. Fakta ini menunjukkan bahwa hampir seperempat populasi di Bartim merupakan generasi muda yang masih dalam masa pertumbuhan dan pendidikan.
Jumlah tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena kelompok usia anak merupakan aset penting dalam pembangunan jangka panjang. Dengan tingginya proporsi anak-anak, kebutuhan terhadap akses pendidikan, kesehatan, serta ruang bermain dan tumbuh kembang menjadi prioritas utama.
Selain pendidikan, aspek kesehatan anak juga mendapat perhatian. Pemerintah kabupaten melalui Dinas Kesehatan rutin menggelar program imunisasi, gizi seimbang, hingga kampanye kesehatan reproduksi remaja, agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan berdaya saing.
Para pemerhati anak di Bartim juga menyoroti perlunya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Jika tidak ditangani serius, tingginya angka anak-anak justru bisa menjadi beban sosial di masa depan.
Dengan proporsi yang cukup besar ini, Bartim memiliki peluang besar untuk mencetak generasi unggul di masa mendatang, asalkan dukungan pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang ramah anak benar-benar diwujudkan.












Komentar